Panduan Lengkap Budidaya Padi untuk Pemula

Budidaya padi merupakan salah satu kegiatan pertanian utama di Indonesia. Bagi pemula, memahami langkah-langkah budidaya padi yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil panen yang optimal. Berikut adalah panduan lengkap yang dapat diikuti:

1. Persiapan Lahan

Sebelum menanam padi, lahan harus disiapkan dengan baik. Langkah-langkahnya meliputi:

  • Pembersihan Lahan: Bersihkan lahan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.
  • Pengolahan Tanah: Lakukan pembajakan untuk menggemburkan tanah. Setelah itu, genangi lahan dengan air setinggi 5-10 cm dan biarkan selama 2 minggu untuk menetralkan racun dalam tanah.

2. Pemilihan dan Persemaian Benih

Pemilihan benih berkualitas sangat menentukan hasil panen. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pemilihan Benih: Pilih benih padi yang tenggelam saat direndam dalam larutan ZA 20 gram, karena menandakan benih berkualitas baik.
  • Persemaian: Rendam benih selama 2 hari hingga berkecambah. Siapkan lahan persemaian dengan menambahkan 2 kg bahan organik per meter persegi untuk meningkatkan kesuburan.

3. Penanaman

Setelah bibit berusia sekitar 20 hari dan memiliki 5-6 helai daun, lakukan penanaman dengan langkah berikut:

  • Jarak Tanam: Gunakan metode tanam jajar legowo 2:1 dengan jarak 40 x (20 x 10) cm untuk meningkatkan populasi tanaman dan hasil panen.
  • Penanaman: Tanam satu bibit per lubang dengan kedalaman sekitar 2 cm.

4. Pemeliharaan Tanaman

Perawatan yang tepat memastikan pertumbuhan optimal:

  • Pengairan: Pastikan lahan selalu tergenang air setinggi 5-10 cm, terutama saat fase pertumbuhan vegetatif.
  • Pemupukan: Lakukan pemupukan pertama dengan pupuk urea dan TSP setelah 7-15 hari setelah tanam, dan pemupukan kedua dengan urea dan phonska setelah 25-30 hari.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma secara rutin setiap dua minggu untuk mencegah persaingan nutrisi.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama seperti wereng, tikus, dan penyakit blas dapat mengancam tanaman padi. Gunakan pestisida organik atau hayati untuk pengendalian, dan pastikan lahan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah penyakit.

Baca Juga : Cara Menanam Cabai di Musim Hujan Agar Hasil Panen Melimpah

6. Panen dan Pasca Panen

Padi siap dipanen setelah bulir menguning sekitar 90-95%. Setelah panen, lakukan pengeringan gabah hingga mencapai kadar air sekitar 14% sebelum disimpan atau digiling.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pemula dapat memulai budidaya padi dengan lebih percaya diri dan berpotensi mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda dapat menonton video berikut:

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *